Hallo, Takaiters!

Guys, kalau ditanya siapa penemu pesawat terbang, pasti ingatan kita tertuju kepada Wright bersaudara, kan? Padahal jauh sebelum itu, ada seseorang yang sudah lebih dulu menjadi perintis konsep pesawat terbang. Dialah Abbas Ibnu Firnas.

Siapa, sih, Abbas Ibnu firnas itu? Abbas bin Firnas, atau lebih dikenal dengan nama Ibnu firnas, adalah seorang tokoh ilmuwan Islam yang hidup pada masa Khalifah Bani Umayyah di Andalusia, Spanyol. Ibnu Firnas lahir pada tahun 810 Masehi di Izn-Rond, Andalusia atau sekarang disebut Ronda, Spanyol.

Ia adalah seorang ilmuwan yang serba bisa. Banyak disiplin ilmu yang dipelajarinya seperti matematika, astronomi, fisika, kimia, teknik, bahkan musik. Ibnu Firnas juga dikenal sebagai seorang penyair terkenal di masanya.

Pada tahun 852, Ibnu Firnas melakukan uji coba terbang dari menara Masjid Mezquita di Cordoba. Ia menggunakan sayap buatan yang ternyata mampu membuatnya melayang di udara walau hanya sesaat. Ibnu Firnas berhasil mendarat walau mengalami cedera ringan. Keberhasilan itu tidak membuatnya puas. Ia terus memperbaiki konsep penelitian dan mengembangkannya.

Pilihan Editor


Pada tahun 875, di usianya yang ke 65 tahun, Ibnu Firnas kembali merancang dan membuat mesin terbang yang bisa mengangkut manusia. Ibnu Firnas mengundang banyak orang untuk menyaksikan penerbangan perdananya di Jabal Al ‘Arus di Rusafa, dekat Cordoba.

Percobaan penerbangan itu bisa dibilang sukses. Sayang sekali, karena kurang perhitungan, Ibnu Firnas terhempas bersama pesawatnya sehingga mengalami cedera punggung yang sangat parah. Inilah yang kemudian menyebabkan Ibnu firnas tidak mampu melakukan percobaan berikutnya.

Hal itu tidak lantas membuat Ibnu Firnas berdiam diri. Ia meneliti gejala alam, mempelajari proses terjadinya kilat dan halilintar, serta merancang jam air yang disebut Al Maqata. Penemuan besar lain yang dihasilkan Ibnu firnas adalah pembuatan kaca silika.

Ibnu Firnas wafat pada tahun 888 Masehi dalam perjuangannya menyembuhkan cedera punggungnya. Sosok Ibnu Firnas sang Perintis konsep pesawat terbang itu kini bisa ditemui dalam bentuk patung dan nama lapangan terbang di Baghdad. Selain itu, wajah Ibnu Firnas bisa dilihat pada prangko yang dikeluarkan pemerintah setempat.