Hai, Takaiters!

Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah memiliki beragam kuliner yang khas. Beberapa kuliner khas Semarang merupakan perpaduan dengan budaya dari Tionghoa dan Belanda. Tidak dapat dipungkiri karena dahulu Semarang menjadi tempat persinggahan di masa emas perdagangan.

Berbicara tentang kuliner khas di Semarang sudah tidak dapat diragukan lagi kelezatannya. Tidak sulit untuk memperoleh kuliner khas Semarang ini karena sudah banyak tersedia di toko oleh-oleh. Tetapi ada juga kuliner khas Semarang yang harus diburu di pasar tradisional, lho!

Inilah kuliner khas Semarang yang wajib kamu icip saat bertandang ke Semarang, Guys!

Bandeng Presto

Hasil gambar untuk Bandeng Presto
Foto: instagram.com

Bandeng presto menjadi oleh-oleh wajib yang harus dibawa saat mampir Semarang. Bandeng dengan duri yang lunak ini memang telah terkenal sebagai kuliner khas Semarang dan terkenal kelezatannya. Kuliner yang menjadi ikon Semarang ini pertama kali dirintis oleh Ibu Hanna Budimulya asal Juwana, Pati pada tahun 1977. Sudah pernah coba, Guys? Harus dicoba, deh!

Roti Ganjel Rel

Hasil gambar untuk Roti Ganjel Rel
Foto: frontoneinnsemarang.com

Namanya cukup unik yang diambil dari bahasa Jawa, artinya pengganjal rel. Disebut demikian karena roti dengan tekstur padat ini biasanya disajikan pada pagi atau sore hari untuk mengganjal perut yang lapar. Rasanya yang manis dengan aroma kayu manis, cengkeh serta kembang lawang sangat pas disajikan bersama teh panas kental dan tawar atau tidak terlalu manis. Roti ganjel rel ini sudah ada sejak berabad-abad lalu dan konon menjadi makanan bawaan dari orang-orang Belanda yang menetap di Semarang.

Wingko Babad

Hasil gambar untuk Wingko Babat
Foto: ayunabilla

Salah satu oleh-oleh wajib yang harus dibawa ketika berkunjung ke Semarang adalah wingko babad. Kuliner yang juga menjadi ikon Semarang ini memberikan rasa gurih kelapa dan manis. wingko babad sangat identik dengan cap kereta api yang menjadi perintis penganan ini di Semarang. Sekarang wingko babad sudah bervariasi dengan bermacam-macam rasa seperti cokelat, nangka, durian dan pandan. Harganya cukup murah, lho!

Tahu Gimbal

Hasil gambar untuk Tahu Gimbal
Foto: SajianSedap.com

Belum lengkap rasanya ketika bertandang ke Semarang tanpa merasakan nikmatnya tahu gimbal. Kuliner ini banyak ditemui di kawasan Simpang Lima yang menjadi pusat kota Semarang. Yang sangat khas dari makanan ini adalah adanya gimbal. Gimbal sendiri terbuat dari tepung dengan banyak udang yang digoreng kering. Tahu gimbal yang isinya gimbal, tahu goreng, irisan kubis dan disiram sambal kacang memang bikin kangen Semarang.

Pilihan Editor



Lumpia

Foto: resepkoki.id

Semarang cenderung dikenal dengan lumpianya. Lumpia Semarang mempunyai rasa dan aroma yang khas dari rebung dan udang. Apalagi jika telah dicampur dengan acar dan sausnya akan menjadi kuliner yang tidak terlupakan. Jajanan lumpia ini merupakan makanan yang dibawa oleh Tionghoa dan dipadukan dengan selera Jawa. Jika ingin menikmati kuliner ini dapat diperoleh di toko oleh-oleh dan beberapa tempat yang tersebar di Semarang.

Wedang Tahu

Foto: wisata.harianjogja.com

Seperti namanya, wedang tahu dibuat dari bahan kembang tahu dengan teksturnya yang sangat halus. Minuman ini diguyur kuah jahe yang panas sehingga sangat pas dinikmati pada musim penghujan ataupun di malam hari. Tetapi segar juga dinikmati pada siang hari, lho! Dahulu minuman yang dapat mengusir masuk angin dan rasa dingin ini dapat mudah ditemui di pelosok Semarang. Tetapi sekarang hanya sedikit yang menjajakan dan berkeliling.

Babat Gongso

Foto: travelingyuk.com

Babat gongso menjadi kuliner yang wajib disambangi ketika berada di Semarang. Babat gongso ini biasanya dicampur dengan nasi goreng dengan cita rasa lezat. Makanan ini merupakan kuliner yang legendaris lho, Guys! Jika ingin menikmati kuliner yang legendaris ini dapat datang ke Nasi Goreng Pak Karmin di sebelah Jembatan Mberok. Tetapi harus sabar karena biasanya antriannya sangat panjang.

Mie Kopyok

Foto: travel.kompas.com

Makanan dengan berbahan dasar mie ini masih banyak dijajakan keliling kampung. Rasanya sangat segar dengan kuahnya yang panas dan gurih. Tetelan dagingnya membuat rasa mie kopyok ini menjadi makanan yang dinanti. Apalagi ditambah dengan taoge segar dan kerupuk gendarnya yang gurih. Sangat sayang dilewatkan!

Iwak Manuk

Foto: youtube.com

Sudah pernah merasakan lezatnya burung belibis? Kalau belum wajib datang ke Semarang, nih! Jika datang dari arah Jakarta pasti akan melewati warung makan yang menyediakan burung belibis goreng. Rasanya tidak terkirakan lezatnya apalagi dimakan panas-panas bersama nasi panas dan sambal hijaunya.

Bagaimana Takaiters? Kuliner Semarang sangat menggoda selera, kan? Wajib dinikmati kalau sedang singgah di Semarang dan dibawa untuk oleh-oleh. Selamat berburu kuliner khas Semarang ya, Guys!