Hai, Takaiters!

Dalam hitungan hari, tepatnya pada tanggal 18 Agustus mendatang, Asian Games 2018 akan diselenggarakan di negeri kita tercinta. Pesta Olahraga Asia ke-18 ini rencananya akan diselenggarakan mulai tanggal 18 Agustus hingga 2 September di dua kota besar di Indonesia, yakni Palembang dan Jakarta.

Di balik semua persiapan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat ini, baik di Jakarta maupun di Palembang, ada satu hal yang menarik sekali untuk dibahas, Guys. Pada tanggal 17 Juli 2018, api obor Asian Games yang diterbangkan langsung dari New Delhi, India telah tiba di Yogyakarta. Api abadi dari India ini kemudian disatukan dengan api abadi dari Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah. Nantinya api ini akan dibawa selama torch relay dan diprediksi akan tiba di Jakarta pada tanggal 18 Agustus nanti.

Bagi kamu yang penasaran dengan api obor Asian Games 2018 ini, simak deh beberapa fakta unik dari api obor yang melegenda satu ini!

Api sengaja didatangkan dari India sebagai lambang semangat dan persahabatan

Foto: travel.akurat.co

India merupakan tuan rumah Asian Games pertama yang diselenggarakan pada tahun 1951. Jadi, tak heran api abadi didatangkan langsung dari negeri Bollywood  menggunakan pesawat Boeing 737 milik TNI AU. Selain itu, pesawat yang membawa api abadi dari Stadion Nasioanl Dhyan Chand di New Delhi ini juga dikawal oleh empat pesawat tempur berjenis T-50i Golden Eagle milik TNI AU juga, Guys.

Api memang sengaja di datangkan dari India sebagai lambang semangat serta persahabatan antara kedua negara. Secara simbolik, Indian Olympic Association President, Narinder Batra, menyerahkan obor api ini kepada Ketua Komite Penyelenggara Asian Games, Erick Thohir seperti dikutip dari kompas.com.

Api abadi dari India dibawa menggunakan Tindex Box berbahan bakar gas

Foto:republika.co.id

Apakah kamu bisa membayangkan bagaimana cara membawa api abadi dari India dan sampai di Indonesia tanpa pernah padam, Guys? Yap! Api abadi itu dibawa menggunakan Tindex Box berbahan bakar gas. Lentera ini akan menyala hingga 10 jam lamanya baru kemudian diisi kembali.

Lentara ini telah bersertifikasi, lho. Jadi bukan sembarang lentera, ya, Guys. Nyala api akan terukur dengan baik, dan yang pasti aman dibawa masuk ke dalam pesawat.

Prosesi torch relay berlangsung di Candi Prambanan diawali proses penyatuan api abadi dari India dan Mrapen

Foto: regional.kompas.com

Prosesi torch relay dimulai dengan proses penyatuan antara api abadi dari India dengan api Mrapen yang dilakukan di Candi Prambanan. Api ini rencananya akan diarak menuju 18 provinsi yang mencakup 53 kota di Indonesia dan akan tiba di Stadion Gelora Bung Karno pada 18 Agustus nanti.

Kenapa harus mengambil api abadi dari Mrapen? Hal ini dilakukan untuk mengulang kembali sejarah Asian Games pada tahun 1962 silam, di mana api obor Asian Games pada saat itu juga diambil dari lokasi yang sama.

Munculnya api abadi Mrapen dilatarbelakangi oleh penaklukan Kerajaan Majapahit

Foto: life.108jakarta.com

Tahukah kamu, api abadi ini dipercaya muncul terkait penaklukan Kerajaan Majapahit oleh Kesultanan Demak Bintoro pada tahun 1500-1518 M. Api abadi ini muncul saat Sunan Kalijaga mencari sumber mata air bagi prajuritnya. Sayangnya, ketika tongkat di tancapkan pertama kali, yang muncul justru api di Mrapen ini, Guys. Barulah yang kedua kalinya muncul mata air bersih yang telah kamu tahu bernama Sendang Dudo.

Api abadi Mrapen rupanya menyimpan banyak sejarah yang tidak bisa diabaikan

Foto: solo.tribunews.com

Api Mrapen di Grobogan ini rupanya menjadi api abadi yang kerap diambil untuk berbagai macam agenda nasional dan internasional sejak zaman Presiden pertama kita, Soekarno.

Untuk pertama kalinya, api abadi ini diambil saat momen Games of the New Emerging Forces (Ganefo). Selain itu, sejak 1996, Pekan Olahraga Nasional juga mengambil api abadi dari lokasi yang sama. Benar-benar menyimpan histori yang sangat penting, jadi tak salah jika kali ini api abadi Mrapen digunakan kembali, kan?

Api Abadi Mrapen merupakan fenomena geologi alam

Foto: teluklove.com

Kenapa sih bisa ada yang namanya api abadi yang tidak pernah padam ini, Guys? Api abadi Mrapen sebenarnya merupakan fenomena geologi alam di mana muncul gas alam dari dalam tanah yang kemudian tersulut api. Api ini akan terus menyala mengingat adanya sumber gas alami, meskipun turun hujan sekalipun, api tetap tidak akan padam. Unik banget, ya!

Selain digunakan untuk peristiwa besar, Api Abadi Mrapen juga dipakai untuk upacara keagamaan

Foto: suryamalang.tribunnews.com

Setelah kamu mengetahui sejarah munculnya api abadi ini, kamu juga harus tahu jika sampai sekarang, api dari Mrapen yang tidak pernah padam ini juga selalu diambil untuk upacara keagamaan hari Raya Waisak, lho.

Api yang telah diambil dari Mrapen ini kemudian disemayamkan di Candi Mendut, baru kemudian esoknya dibawa ke Candi Borobudur untuk perayaan Waisak.

Itulah beberapa fakta unik yang bisa kamu tahu dari api obor Asian Games 2018 ini, Guys. Jangan sampai kalah meriah dengan ajang Piala Dunia, kamu juga harus ikut memeriahkan Pesta Olahraga Asia ini. Yuk, lakukan hal positif sebagai wujud dukungan kamu untuk Asian Games 2018 ini!