Hai, Takaiters!

Cuaca yang tidak menentu, kurang istirahat serta makan tidak teratur membuat kondisi fisikmu menurun. Jika sudah begini, kamu akan sangat mudah terkena common cold atau biasa disebut batuk dan pilek.

Gejalanya bisa berupa hidung tersumbat, batuk, demam, kepala pusing sampai tenggorokan terasa sakit. Minum air hangat serta istirahat yang cukup bisa sangat membantu, lho.

Meskipun termasuk salah satu jenis penyakit ringan, tetapi gejala yang ditimbulkan kerap membuat kondisimu sangat lemah dan mati gaya. Jangan khawatir, common cold biasanya hanya disebabkan oleh virus yang bisa sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan antibiotik. Kamu hanya butuh bersabar dan makan menu bergizi demi meningkatkan daya tahan tubuh.

Nah, supaya kamu lebih paham apa itu common cold, simak yuk beberapa fakta tentang penyakit yang sering menyerang saat musim hujan ini!

Virus common cold butuh waktu 48 jam untuk menginfeksi dan menghasilkan gejala

Guys, jika kamu merasa tenggorokan mulai sakit, meriang dan hidung tersumbat, kemungkinan besar virus common cold sudah masuk ke dalam tubuh kamu dua hari sebelumnya.

Virus common cold ini jumlahnya banyak banget, Guys. Ada sekitar 100 jenis virus yang bisa menyebabkan kamu terkena common cold. Jenis rhinovirus termasuk yang paling mudah menginfeksi, lho.

Infeksi common cold tidak butuh antibiotik, daya tahan tubuh akan jadi pahlawannya

Mengunjungi rumah sakit dan pergi ke dokter tidak melulu karena butuh obat. Kamu bisa juga berkonsultasi tentang penyakit yang sedang kamu derita. Meskipun sebagian besar dokter sangat ‘gampangan’ ketika memberikan resep, tetapi ada juga beberapa dokter yang masih tetap rasional saat mengobati pasiennya.

Common cold termasuk salah satu jenis penyakit yang tidak membutuhkan antibiotik, lho. Antibiotik hanya berfungsi untuk infeksi bakteri. Jika kamu mengunjungi dokter saat terkena common cold dan mendapatkan resep berupa antibiotik, sebaiknya kamu pelajari dulu fungsinya sebelum memutuskan untuk menebusnya di apotek.

Infeksi virus hanya bisa sembuh dengan daya tahan tubuh. Obat-obatan yang dijual di pasaran kebanyakan tidak banyak membantu. Bahkan WHO lebih merekomendasikan minum lebih banyak cairan ketika kamu batuk daripada minum obat.

Pilihan Editor


Virus common cold lebih banyak muncul saat musim hujan

Apakah kamu tahu alasannya, Guys? Kenapa common cold atau batuk dan pilek lebih mudah menyerang saat musim hujan? Virus ternyata lebih mudah berkembang pada suhu rendah dan kering. Saat musim hujan, hawanya jadi dingin, kan? Nah, virus betah banget bertahan pada suhu seperti ini.

Karena itulah, ketika kamu sedang terserang common cold dan mengalami demam, jangan panik dan buru-buru menurunkan demamnya, Guys. Karena demam sendiri itu bukan momok menakutkan yang harus segera kamu singkirkan. Justru demam sangat berguna karena demam merupakan alarm dan bentuk perlawanan tubuh terhadap infeksi. Virus yang suka suhu rendah akan mati ketika terkena suhu tinggi.

Common cold menular lewat bersin atau batuk, karena itulah jangan lupa selalu pakai masker

Jangan malas memakai masker, Guys, terutama jika kamu sedang sakit. Ketika terkena common cold, cairan yang keluar lewat bersin dan batuk akan menempel pada baju, permukaan meja, gagang pintu dan pegangan anak tangga. Ketika seseorang menyentuhnya, maka sentuhan berikutnya yang mengenai mata, mulut dan hidung akan menularkan virus ini dengan sangat mudah.

Masker sekali pakai itu memang sudah seharusnya digunakan untuk mencegah penyakit dari dalam supaya tidak mengenai orang lain, tetapi sebaliknya, masker itu tidak berguna untuk menangkal benda asing dari luar. Karena itulah, jangan sampai kamu salah pilih masker, ya. Masker sekali pakai tidak cocok digunakan saat berkendara atau ketika kamu sedang traveling. Pakai saat kamu sedang sakit supaya tidak menularkan virus pada orang lain.

Pilek dan flu ternyata merupakan dua infeksi berbeda yang sering kamu anggap sama

Tahukah kamu jika pilek dan flu sebenarnya tidaklah sama. Kamu bisa membedakannya dengan melihat beberapa gejala yang masing-masing sangat berbeda.

Jika kamu terkena pilek, kamu mungkin akan merasakan hidung tersumbat dan berair, batuk berdahak, bersin, sakit kepala sampai badan lemas. Sedangkan ketika kamu terkena flu, kamu akan merasakan demam, sakit kepala berat, menggigil, nyeri otot yang bikin kamu lemas dan mati gaya.

Sudah bisa membedakan keduanya, ya, Guys? Meskipun punya gejala berbeda, keduanya tetap sama disebabkan virus yang tidak butuh obat tertentu untuk treatment penyembuhannya.

Anak-anak lebih rentan terkena common cold dibanding orang dewasa

Anak-anak terutama yang sudah masuk sekolah, mereka sangat rentan tertular common cold dari teman-temannya. Selain karena daya tahan tubuh yang belum sempurna, interaksi dengan penderita common cold menjadi salah satu pemicunya.

Anak-anak yang sakit sekadar batuk pilek tentu masih diperbolehkan sekolah, kan? Dan tidak semua dari mereka mau memakai masker. Jadi wajar jika akhirnya mereka menularkan virus common cold pada teman-temannya yang lain.

Bagi orang dewasa, terkena common cold minimal dua kali dalam setahun adalah hal wajar. Jika kamu berusia 75 tahun, bisa jadi kamu mengalami 200 kali common cold sepanjang hidup, lho. Masih sempat menghitung, ya?

Pencegahan bisa dimulai dengan rajin mencuci tangan dan pakai masker

Jangan malas mencuci tangan dengan sabun sebelum makan atau setelah melakukan banyak aktivitas di luar. Hal sepele seperti ini memang sering diabaikan, tetapi faktanya bisa mencegah menularnya infeksi virus termasuk common cold.

Selain itu, jangan segan menggunakan masker ketika sedang sakit. Selain mencegah kamu menularkan virus kepada orang lain, pakai masker juga bisa memutus rantai penyakit supaya virus tidak ‘ping pong’ dan membuatmu tak kunjung sembuh.

Itulah beberapa fakta tentang common cold atau batuk pilek yang bisa kamu ketahui. Meskipun termasuk penyakit ringan dan tidak banyak menyebabkan komplikasi, tetapi kenyataannya infeksi seperti ini sering bikin kamu mati gaya dan tidak tahu harus apa. Dan akhirnya kamu memang perlu rehat dari kesibukan yang mulai menyita waktu istirahatmu. Ingat, tubuh kamu juga butuh istirahat. Jangan terlalu ngoyo. Istirahat yang cukup dan semoga kamu yang sedang sakit lekas sehat!