Hai, Takaiters!

Kapal Pinisi yang berasal dari Suku Bugis merupakan kapal legendaris kebanggaan Indonesia karena berhasil menjadi penakluk tujuh samudera hingga ditetapkan sebagai warisan dunia UNESCO.

Pinisi merupakan kapal tradisional yang dibuat oleh suku bugis dan melewati proses pengerjaan cukup lama dan rumit. Simak aja, yuk, 7 fakta kapal Pinisi yang harus kamu tahu, Guys!

1. Pinisi Merupakan Kapal Tradisional Kebanggaan Indonesia

Foto: bombastis.com

Pinisi merupakan kapal tradisonal yang berasal dari suku Bugis. Pembuatan Pinisi berasal dari Kelurahan Tanah Beru Kecamatan Bontobahari Bulukumba, Sulawesi Selatan. Tak hanya jadi kebanggaan Sulawesi saja namun kapal Pinisi menjadi kebanggaan Indonesia yang juga sudah ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO, lho, Takaiters.

2. Pinisi Merupakan Kapal yang Menggunakan Layar Sekunar

Footo: feed.merdeka.com

Kapal pinisi merupakan kapal kayu yang menggunakan layar sekunar. Dua tiang layar Pinisi melambangkan dua kalimat Syahadat. Filosofi lain terlihat dari  tujuh buah layar Pinisi yang melambangkan jumlah ayat dari surat Al- Fatihah. Filosofi lain menjelaskan bahwa nenek moyang kita mampu mengarungi tujuh samudera di dunia.

3. Berat Kapal Pinisi Mencapai 80 Ton

Foto: gocelebes.com

Ukuran kapal Pinisi bervariasi tergantung pembuatannya bahkan beratnya bisa mencapai 80 ton. Untuk pembuatan kapal setinggi 2,5 meter dan panjang 15 meter memerlukan waktu berbulan-bulan, lho, Takaiters.

Hal yang menarik lainnya, ternyata pembuatan kapal Pinisi ini tanpa sketsa, hanya berdasarkan ukuran panjang dan tinggi kapal.

4. Dikerjakan Hanya oleh Lima Orang

Foto: cnnindonesia.com

Uniknya lagi Pinisi hanya dikerjakan oleh 5 orang karena kapal Pinisi merupakan hasil cita rasa seni yang tinggi, sehingga akan mengurangi nilai artistik jika dikerjakan oleh banyak orang. Pembuatan Pinisi oleh tenaga pekerja dari Kelurahan Tanah Beru Kecamatan Bontobahari Bulukumba, Sulawesi Selatan.

5. Kapal Pinisi Dibuat Sejak Abad ke-14

Foto: lifestyle.okezone.com

Nama Pinisi berasal dari bahasa Inggris yakni Finish. Kapal ini tampak mewah dan tangguh dalam melintasi lautan. Pada abad ke-14, Putra Mahkota dari Kerajaan Luwu membuat Kapal Pinisi dengan tujuan berlayar ke Tiongkok untuk menikahi We Cudai, Putri Tiongkok.

6. Kapal Pinisi Mampu Melintasi 7 Samudera

Foto: goodnewsfromindonesia.id

Kayu besi menjadi bahan dasar pembuatan kapal, karakter kayunya sangat kuat, hal ini terlihat saat terkena terpaan air laut. Berkat nenek moyang kita yang terkenal sebagai pelaut tangguh,  Pinisi penakluk lautan dengan melintasi 7 Samudera.

Pinisi ini  menjadi satu-satunya kapal yang mampu mengarungi 5 benua. Keren banget, kan, Takaiters!

7.  Ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO

Foto: rocketmanajemen.com

Pada tanggal 7 Desember  2017 di Korea Selatan, UNESCO menetapkan Pinisi sebagai “Warisan Budaya Tak Benda Dunia” karena keunikan kapal dan seni pembuatan Pinisi dengan cita Rasa yang tinggi.

Ditetapkannya Pinisi sebagai warisan budaya dunia merupakan kebanggaan suku bugis dan bangsa Indonesia tentunya, karena dikenal sebagai penakluk tujuh samudera di dunia. Bikin bangga, ya, Takaiters!