Halo, Takaiters!

Menjadi penulis tidak semudah menggelengkan kepala. Butuh kesabaran, keuletan, sikap pantang menyerah, dan kegigihan untuk bisa jadi seorang penulis produktif. Seiring perkembangan zaman dan teknologi, makin banyak pihak yang membutuhkan penulis.

Tidak sebatas menulis di media cetak, seperti majalah atau koran, peluang menjadi kontributor untuk media online kini terbuka lebar. Saking banyaknya peluang yang ada, justru membuat para penulis tergiur untuk menaklukkan beragam media online tanpa memperhitungkan kemampuan serta waktu yang dimiliki. Bercita-cita menjadi penulis produktif? Ketahui dahulu 5 hal yang haram dilakukan berikut ini!

1. Menunda

tips jadi penulis produktif
Foto: pexels.com

Sekali berhenti menulis, maka kamu akan mulai dari awal lagi. Menunda adalah salah satu penyakit kronis yang kerap dialami para penulis. Saat mendapatkan ide, bukannya langsung dieksekusi, malah ditunda sampai besok. Alasannya bermacam-macam, ada yang belum yakin dengan ide yang diangkat, kurang percaya diri, dan sebagainya.

Hindari sikap menunda dan tidak usah terlalu banyak berpikir. Tulis saja dulu sesuai kemampuan diri sendiri. Seiring berjalannya waktu ditambah semakin banyak berlatih, maka kualitas tulisan pun akan meningkat.

2. Malas Membaca

tips jadi penulis produktif
Foto: pexels.com

Malas harus diperangi. Apabila penyakit penulis yang satu ini sudah kambuh, semua bisa kacau balau. Malas membaca tidak hanya membuat seorang penulis miskin ide, namun juga kian sulit menuangkan buah pikirannya ke dalam bentuk kalimat. Sebaliknya, penulis yang banyak membaca akan kaya kosa kata. Tulisannya pun lebih empuk alias enak dibaca.

Perlu dicatat bahwa salah satu amunisi terpenting bagi seorang penulis adalah bacaan. Jadi perkaya referensi berbagai tema, maka tulisanmu pun kian apik.

3. Rakus

tips jadi penulis produktif
Foto: pexels.com

Belakangan website media online yang membuka kesempatan bagi para penulis lepas untuk berkontribusi kian menjamur. Bayaran yang lumayan, ditambah kemudahan registrasi merupakan beberapa daya tarik yang membuat para penulis tergiur berkontribusi di berbagai portal online. Sayangnya, saking bersemangat dan bernafsu untuk menjebol banyak media online,ย penulis asal ambil proyek sana-sini. Daftar jadi kontributor di mana-mana, padahal belum tentu mampu konsisten menulis di media tersebut.

Penting dicatat bahwa kemampuan orang berbeda-beda. Ada yang bisa membuat banyak artikel dalam sehari, ada pula yang hanya sanggup menulis satu artikel per hari. Maka, penting bagi penulis mengetahui kemampuan dan waktu yang dipunyai. Bila merasa tidak mampu, tahan diri untuk mengambil terlalu banyak proyek menulis. Beri kesempatan kepada teman lain yang mungkin ingin juga memperoleh proyek, tetapi belum mendapatkan kesempatan.

Pilihan Editor



4. Plagiat

tips jadi penulis produktif
Foto: pexels.com

Meski belum sempurna dan butuh banyak perbaikan, hasil karya sendiri jelas lebih baik dibandingkan menjiplak atau copy paste tulisan orang lain. Hargai setiap karya, jangan tergoda untuk meniru dengan iming-iming bayaran tinggi atau kenyamanan apapun. Terinpirasi dengan suatu tulisan, sih, boleh saja. Cobalah membaca referensi sebanyak mungkin. Catat dan ingat poin-poin pentingnya. Selanjutnya tulis kembali dengan gaya bahasa sendiri.

5. Deadline Karet

tips jadi penulis produktif
Foto: pexels.com

Ketika mendapatkan proyek menulis artikel, lihat deadlinenya. Pastikan apakah kamu dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut tepat waktu? Bila merasa tidak mampu, jangan menyanggupi atau mengambil job tersebut. Terlebih apabila kamu tergabung dalam tim penulis di salah satu media online atau perusahaan jasa penulisan artikel. Disiplin, etos kerja yang baik, dan komitmen untuk menepati deadline adalah sikap yang wajib dimiliki.

Kunci penulis sukses adalah mampu bekerja secara profesional, tepat waktu, dan menghindari beberapa hal yang telah disebutkan tadi. Yuk, mulai benahi diri dan bersiap melesat jadi penulis produktif!