Hola, Takaiters!

Menjelang pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, sejumlah venue pertandingan direnovasi habis-habisan. Salah satunya adalah Gelanggang Olahraga Renang (Stadion Akuatik) di Gelora Bung Karno (GBK). Tidak tanggung-tanggung biaya renovasi yang menghabiskan dana Rp275 milyar memang menghasilkan perubahan tampilan cukup signifikan.

Bangunan yang dibangun sejak tahun 1962 diubah menjadi bangunan megah dan berkelas internasional. Berkapasitas 7830 single seats serta 800 teleskopik seats, gelanggang renang ini siap menyambut atlet dan penonton mancanegara.

Berikut 5 kelebihan Stadion Akuatik GBK yang telah diakui sebagai salah satu venue terbaik se-Asia:

1. Bersertifikat Internasional

Dengan sederet keunggulan serta fasilitas yang telah memenuhi standar Internasional, Stadion Akuatik GBK telah tersertifikasi oleh Federasi Renang Internasional (FINA) di Cina. Area olahraga renang ini memiliki empat kolam dengan 10 lintasan. Masing-masing kolam memiliki ukuran dan lintasan sesuai standar FINA.

Setiap kolam mempunyai kedalaman 3 meter kecuali loncat lndah 5 meter.
Khusus kolam loncat indah dilengkapi empat papan loncat dengan ketinggian mulai dari 1, 3, 7.5, dan 10 meter.

Sejumlah fasilitas penunjang lainnya antara lain kamar ganti atlet, kantor pengelola, ruang kesehatan, mushala, kamar mandi/bilas serta toilet, ruangan pers atau broadcast, area persiapan fisik atlet (semacam gym), dan parkir kendaraan. Semua fasilitas di tempat ini ramah terhadap pengunjung disableSalute!

2. Menggunakan Teknologi Canggih

Perubahan signifikan Stadion Akuatik juga tampak dari teknologi modern yang digunakan. Alat seperti CCTV terpasang di berbagai sudut. Dilengkapi dengan pencahayaan berkapasitas 1.500 lux yang sebagian sumbernya berasal dari panel tenaga surya yang terpasang di atap. Terdapat juga alat yang fungsinya untuk mengontrol kondisi air kolam secara real time.

3. Bangunan Bersejarah Intagrammable

Renovasi pada Stadion Akuatik dilakukan tanpa mengurangi keindahan bangunan asli yang merupakan cagar budaya. Dibangun pada era Presiden Soekarno, gelanggang renang ini termasuk kawasan yang dibangun sejak pertama kali GBK berdiri.

Dari banyaknya venue yang ada di kawasan, arena olahraga renang ini terlihat paling menawan. Birunya air kolam terlihat kontras dengan warna pembatas kolam. Didominasi dengan cat dinding putih serta pintu-pintu kaca yang instagrammable, tempat ini berhasil menarik pengunjung untuk berswafoto.

4. Bentuk Atap yang Ikonik

Stadion Akuatik mempunyai bentangan atap raksasa sepanjang 86 meter. Dibangun sesuai dengan rancangan arsitek dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Andra Martin. Berbentuk ikonik transformasi gelombang air, menyesuaikan dengan fungsi bangunan sebagai arena olahraga renang. Konsep semi indoor untuk pertama kalinya diterapkan di Indonesia. Dimana sebagian atap terbuka, sebagian lagi tertutup. Tujuannya agar bisa melaksanakan pertandingan baik di malam maupun siang hari. Sekaligus mencegah terjadinya karat akibat dari penguapan klorin dari kolam renang.

5. Sky Pool Sistem

Keunggulan Stadion Akuatik GBK lainnya yakni memiliki sistem sky pool atau kolam renang dengan dinding panel-panel baja. Tujuannya agar beban tampung kolam lebih kuat dan ukurannya lebih presisi dibanding beton. Dilengkapi dengan pipa yang terpasang dalam dinding kolam kemudian terhubung dengan sistem filterisasi air dengan alat khusus, yakni tangki besar untuk menampung air. Tujuannya agar suhu kolam stabil antara 25-28 derajat celcius sebagai persyaratan yang ditetapkan oleh FINA. Selain itu, agar air kolam tetap terjaga kejernihannya, zat kaporit tidak lagi digunakan diganti dengan klorin dan desinfektan.

Bertipe fast pool, kolam renang di Stadion Akuatik GBK dinilai dapat menguntungkan para atlet saat bertanding.

Waah, keren, ya, Takaiters! Kemegahan Stadion Akuatik GBK ini mampu bersanding dengan venue olahraga serupa di luar negeri. Semoga kondisi seperti ini tetap dapat dipertahankan bertahun lamanya. Sehingga dapat menghasilkan atlet-atlet renang berkualitas yang dapat mengharumkan nama Indonesia pada pertandingan kelas dunia.

Yuk, sama-sama kita jaga dengan baik aset negara ini Takaiters!