Hai, Takaiters!

Sebentar lagi weekend, saat hari libur enaknya ngapain, ya? Hangout bareng pasangan ke tempat wisata, berkumpul dengan teman-teman di spot favorit, menyaksikan pertunjukan musik. Ketiga hal ini memang sangat mengasyikkan, tapi jangan lupa masih ada keseruan lainnya. Yups, menonton film di bioskop bareng teman atau pasangan bisa jadi pilihan mengisi waktu kosong kalian.

Film apa sih, yang lagi nge-hits di Minggu ini? Ada film horor Indonesia yang masih hangat untuk ditonton dan diulas. Jangan khawatir, Takaiters. Film horor lokal memang cenderung biasa-biasa saja, kisah datar yang cuma diselingi adegan mengagetkan secara tiba-tiba, dan cenderung mudah ditebak bahkan sangat membosankan. Film horor lokal mau ditonton? Malas, ah!

Eits! Jangan berprasangka buruk dulu. Tidak semua file horor lokal begitu. Sudah banyak sekali, khususnya dua tahun ini, film-film horor hadir memanjakan penontonnya dengan kisah luar biasa dan sangat membekas di hati. Bahkan sudah ada film horor lokal yang menyabet penghargaan sebagai film terbaik beberapa waktu lalu.

Kali ini film apa sih, yang horor tapi tidak biasa? Kamu betul banget! Sabrina, sebagai judul film horor buatan Hitmaker, saat ini tengah tayang dan menjadi pusat perhatian banyak penonton.

Film Sabrina, kali ini masih menceritakan kisah seram boneka Sabrina, yang menjadi boneka kesayangan Kayla, anak Luna Maya yang telah meninggal di film sebelumnya.

Kamu penasaran dengan karya terbaru Rocky Soraya selaku sutradara film ini? Ada banyak hal yang jauh berbeda dibanding film sebelumnya, lho. Berikut ini beberapa fakta di dalam filmnya yang pasti bakal membuatmu semakin penasaran juga bakalan tegang di sepanjang pemutaran film.

1. Laras Sang Paranormal Memiliki Partner Baru

Opening film menyajikan kisah kehidupan pasangan suami-istri bernama Arka dan Andini yang kaya raya. Andini selalu bertingkah aneh, begitu menurut penuturan Arka. Kecurigaan Arka ternyata benar ketika istrinya kesurupan.

Kisah lantas beralih pada tokoh Laras yang seolah menjadi tokoh sentral, walau sebenarnya penonton pun masih dibuat bertanya-tanya siapa tokoh utamanya di dalam trilogi kisah ini. Yah, biarpun tokoh Laras selalu menjadi pembuka di dalam film ini, pada saat tertentu adegan menyoroti beberapa kehidupan tokoh lainnya. Di mana kehidupan tokoh lain itu menjadi sajian paling dominan dalam film ini.

Laras kedatangan tamu. Reynal, kawan sesama paranormal, meminta pertolongan Laras untuk membantu menyelesaikan kasus yang sedang ditanganinya.

Di bagian awal, ada beberapa yang mengurangi suasana horor film, mulai dari akting Andin yang kerasukan dan freak dirasa sangat berlebihan. Termasuk menyoroti efek CGI saat Laras naik mobil, terasa sedang menonton sinetron di televisi.

2. Boneka Sabrina Versi Terbaru

Masih ingat dengan tokoh Maira? Setelah pembukaan film yang menyoroti keluarga lain berikut Laras, kisah beralih menuju kehidupan Maira diperankan Luna Maya. Maira pads film “The Doll 2′ pernah kehilangan anaknya, hingga membuat dirinya terkena tekanan batin. Sekarang Maira telah bisa melupakan masa lalu dengan membuka lembaran baru, dan bahagia dinikahi pengusaha tampan bernama Aiden.

Di rumah suami barunya, ternyata Aiden tidak tinggal sendiri, Aiden hidup bersama Vanya, keponakan yang telah menjadi yatim piatu. Vanya, gadis kecil yang selalu mengahabiskan waktu dengan bersedih, karna masih belum bisa melupakan ibunya yang telah meninggal.

Aiden selaku suami yang mencintai Maira, dia mencoba melakukan apa saja demi kebahagiaan Maira. Salah satunya dengan membuat ulang boneka Sabrina, boneka kesayangan anak Maira. Dalam versi terbaru boneka Sabrina, jika pada penampakan film pendahulunya berwarna kebiru-biruan pada bagian wajah, kini warnanya dibuat natural, sehingga lebih mirip dengan manusia.

3. Pemanggilan arwah melalui permainan “Pensil Charlie” berakhir malapetaka bagi keluarga Aiden

Tidak hanya teror boneka Sabrina yang bikin ngeri. Vanya yang sejak awal belum bisa merelakan kematian ibunya, melakukan ritual. Ritual melalui permainan “Pensil Charlie” yang sempat diajari oleh kawan di sekolahnya.

Permainan “Pensil Charlie” merupakan permainan yang membuat manusia bisa berkomunikasi dengan arwah melalui papan “yes or no” yang ditaruh dua pensil sebagai penunjuk di atasnya. Katanya begitu menurut penuturan para ahli spiritual.

4. Nuansa Film Lebih Mencekam

Dalam adegan film Sabrina, penampakan rumah Aiden dirancang begitu mencekam dengan suara guntur yang setiap malam pasti bergemuruh. Jujur saja, bagi penakut yang akan menonton film ini harus menyiapkan mental baja! Kamu bakalan dibuat tegang dengan backsound menegangkan yang menjadi effort oleh Hitmaker.

Film Sabrina menjadi lebih horor dari pendahulunya, Takaiters. Masihkah kalian berniat menontonnya? Awas, lho, bisa-bisa Sabrina meminta pulang bareng setelah kalian selesai menontonnya. Ups, bercanda.

Tontonanlah. Jangan sampai menyesal di lain hari.