Halo, Takaiters!

Berita menggembirakan datang dari cabang atletik Indonesia. Kejuaraan Dunia Atletik U-20 mengukuhkan Muhammad Zohri, sprinter muda asal Indonesia sebagai pemenang  nomor lari 100 meter putra yang dilaksanakan di Tampere, Finlandia pada hari Rabu (11/7) waktu setempat.

Ada beberapa fakta menarik tentang pria bernama lengkap Lalu Muhammad Zohri ini. Here they are.

Lalu Muhammad Zohri Baru Merayakan Ulang Tahunnya

Zohri yang berhasil finish di urutan pertama mengungguli dua pelari unggulan dari Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison, ternyata baru merayakan ulang tahunnya yang ke-18 sekitar semingguan yang lalu, loh.

Zohri dilahirkan pada tanggal 1 Juli 2000 di kota Lombok, Nusa Tenggara Barat.  So, kemenangannya kali ini bisa dibilang sebagai kado terindah ulang tahunnya juga.  Pasti bangga banget, ya. Tentu dong, lihatlah apa yang dikatakan Zohri ketika diwawancara selepas pertandingan.

“Saya sangat bangga. Saya bangga bisa membuat sejarah di sini. Ini adalah pengalaman yang luar biasa. Sekarang saya akan bersiap untuk Asian Games bulan depan, “ ujarnya.

Pilihan Editor


Menjadi Atlet Asia Tenggara Pertama yang Menjuarai Kejuaraan Dunia tersebut

Menurut catatan situs resmi Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF), penampilan terbaik atlet Indonesia dalam 32 tahun sejarah kejuaraan tersebut adalah finish posisi ke-8 (babak penyisihan) atas nama Indra Nugraha pada 1986. Catatan waktu yang diraihnya saat itu adalah 10,77 detik.

Kini, setelah lebih dari 30 tahun tidak berprestasi, salah seorang atlet Indonesia berhasil mencuri perhatian dunia. Tidak tanggung-tanggung, langsung meraih medali emas. Tidak hanya menjadi atlet Indonesia pertama, Zohri bahkan menjadi atlet Asia Tenggara pertama yang menjuarai kejuaraan dunia tersebut.

Memecahkan Rekornas Yunior Atas Nama Dirinya Sendiri

Pada babak kualifikasi di hari pertama kejuaraan yang berlangsung di stadion Ratina, Finlandia, Zohri turun di putaran pertama dan berhasil lolos ke semi final dengan waktu 10,30 detik selanjutnya lolos ke final dengan waktu 10,24 detik.

Pada babak final Zohri mempertajam catatan waktunya. Ia berhasil sampai ke finish dalam waktu 10,18 detik. Dengan catatan waktu yang diraihnya, ia berhasil memecahkan rekornas atas nama dirinya sendiri dari 10,25 detik menjadi 10,18 detik.  Bahkan rekor Lalu ini hanya selisih 0,01 detik dengan rekornas Senior yang masih dipegang Suryo Agung Wibowo yaitu 10,17 detik.

Bagaimana Takaiters? Mengagumkan bukan prestasi yang telah ditunjukkan si Bocah Ajaib dari Lombok ini? Semoga menjadi inspirasi bagi kaum muda. Hal yang harus diingat, tidak ada prestasi yang diraih dengan instan dan berleha-leha. Kesuksesan akan berbanding lurus dengan usaha yang dilakukan.