Hai, Takaiters!

Berbaur, berinteraksi, berkomunikasi dengan orang lain yang memiliki banyak perbedaan terkadang menjadi sebuah tantangan, gesekan-gesekan kecil dalam pergaulan bukan tidak mungkin dapat menimbulkan rasa yang kurang menyenangkan. Jadi, bersiaplah untuk menerima hal-hal tersebut, bersiaplah untuk kecewa jika berada pada suatu lingkungan.

Takaiters, kecewa itu manusiawi, kok. Jika menghindari kekecewaan sama halnya dengan menghindari kehidupan dan itu hal yang mustahil. Setiap orang yang hidup, pasti pernah merasakan kekecewaan, hanya saja cara menyikapinya yang berbeda-beda. Ada yang cenderung emosional, kalem, bahkan ada yang masa bodo.

Nah, manusia dikarunia akal bukan? Dengan akal itulah, kamu harus mampu mengelola kecewa yang menghampiri. Berikut ini akan dibahas sepuluh tips jitu mengatasi rasa kecewa yang terlanjur hinggap di hati. Kita simak, yuk!

1. Jangan Memaksakan Kehendak

Foto: pexels.com

Hidup berdampingan dengan orang lain mengajarkan untuk bertoleransi, kamu tidak bisa memaksakan kehendak atau keinginan kepada orang lain karena hal ini akan menimbulkan rasa kecewa ketika orang lain tidak sepakat atau tidak sejalur denganmu. Hargai saat orang lain memiliki pendapat atau ide yang berbeda. Carilah jalan keluar yang bisa disepakati bersama.

2. Meminimalisir Keinginan

Foto: unsplash.com

Manusia hidup penuh dengan keinginan, Guys. Ketika keinginan itu sudah berkembang dalam alam bawah sadar, disadari atau tidak, potensi kecewa akan semakin besar pula. Di sinilah kamu perlu fokus untuk meminimalisir rasa kecewa. Mengurangi hasrat dunia untuk lebih fokus pada urusan akhirat, niscaya kecewa mampu dihindari karena hati menjadi lebih damai.

3. Sadar akan Keterbatasan Potensi

Foto: pexels.com

Sadar diri itu penting, karena ketika kamu tahu seberapa besar potensi yang dimiliki, maka kamu akan lebih realistis dalam menerima kenyataan. Kemana akan melangkah? Target apa yang harus dicapai? Semua sudah diperhitungkan dampak positif dan negatifnya.

4. Tak Perlu Memaksakan Diri

Foto:pexels.com

Guys, tahu enggak? Ekspektasi yang melambung tanpa mengenal kondisi diri dapat berpotensi untuk kecewa ketika hal itu tidak terwujud, yang lebih fatal lagi jika jiwa pun menjadi rapuh. Siapa yang rugi coba?

Sebaliknya, jika berjalan sesuai rel, tidak memaksakan diri, maka batin akan lebih siap menerima segala apapun hasilnya. Dan rasa kecewa yang timbul bisa diminimalisir.

5. Kecewa Adalah Bumbu Kehidupan

Foto: pexels.com

Bisa dipahami, jika kamu, yang sering kecewa kemudian mampu belajar dari rasa itu, untuk bisa bangkit akan lebih kuat jiwanya, lebih lapang hatinya dibandingkan dengan mereka yang selalu berhasil tanpa mengenal kata kecewa.

Tetaplah berpikiran positif terhadap semua yang telah terjadi. Pandanglah semuanya sebagai pelajaran hidup yang pantas untuk dijadikan sebagai pengalaman hidup yang lebih baik, Guys.

6. Memaafkan Itu Melegakan

Foto: unsplash.com

Memaafkan adalah langkah awal yang baik untuk membuat hati lebih lega, Guys. Menyimpan dendam kepada orang lain membuat hati penuh sesak. Oleh karena itu, ikhlaskan semua yang telah terjadi agar hati lebih tentram dan damai.

7. Meredam Amarah

Foto: pexels.com

Berat, ya, Guys, jika emosi sedang tidak stabil. Tapi bisa, kok, dicoba dengan cara menarik napas sejenak, redam kebencian dalam hati lalu marahlah dengan santun, ungkapkan kekecewaan  kamu secara baik-baik. Jangan merusak citra sendiri dan mengahancurkan nama baik yang selama ini telah dibangun. Lebih baik diam daripada salah ucap dan sikap.

8. Mengalihkan Konsentrasi Pikiran

Foto: unsplash.com

Saat kejadian yang menimbulkan kecewa terngiang kembali di otak, jangan dibahas lagi, melainkan alihkan kepada sesuatu yang lebih positif, ya, Guys.

9. Belajar dan Berubah menjadi Lebih Baik

Foto: unsplash.com

Analisalah penyebab kamu kecewa, renungkan baik-baik apa hikmah yang didapat dari semuanya itu. Tidak perlu merisaukan kesalahan orang lain, akan tetapi cari tahu kesalahan sendiri lalu jadilah bijak untuk mengubah hal itu di hari-hari yang akan datang. Perubahan itu mutlak untuk hidup yang lebih baik, bukan?

10. Tetaplah Miliki Harapan

Foto: pixabay

Harapan inilah yang membuat kita bersemangat menjalani hidup, Guys! Ketika kita mengharap sesuatu yang baik, maka pikiran, perkataan, dan tindakan juga tidak akan jauh-jauh dari kebaikan juga.

Itulah, Guys, 10 cara mengatasi kekecewaan. Semoga dapat menghapuskan luka yang pernah singgah. Jadilah lebih baik, karena hidup adalah perubahan, berubah menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat untuk orang lain.